<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>EXPERD - SAVILLE &#187; Jessica Jillian</title>
	<atom:link href="http://www.savilleindonesia.com/?author=3&#038;feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.savilleindonesia.com</link>
	<description>International Distributor in Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2015 06:21:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.1.37</generator>
	<item>
		<title>Menggali lebih dalam kompetensi seseorang lewat dinamika motive-talent</title>
		<link>http://www.savilleindonesia.com/?p=90</link>
		<comments>http://www.savilleindonesia.com/?p=90#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2015 07:48:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jessica Jillian]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Contoh Laporan]]></category>
		<category><![CDATA[Bakat]]></category>
		<category><![CDATA[Minat]]></category>
		<category><![CDATA[Minat Bakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[Saville]]></category>
		<category><![CDATA[Saville Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Saville Wave]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Wave]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.savilleindonesia.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Dalam proses seleksi dan pengembangan sumber daya manusia, pernahkah Anda mendapati : 1. Orang yang mahir dalam mengerjakan suatu hal tetapi ia tidak menikmatinya 2. Orang yang menikmati suatu pekerjaan tetapi ia tidak mahir Asesmen Wave dari Saville Consulting mampu mengukur kedua hal tersebut untuk mendapatkan gambaran kompetensi seseorang mengenai dinamika Motive (apa yang mereka [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam proses seleksi dan pengembangan sumber daya manusia, pernahkah Anda mendapati :<br />
1. Orang yang mahir dalam mengerjakan suatu hal tetapi ia tidak menikmatinya<br />
2. Orang yang menikmati suatu pekerjaan tetapi ia tidak mahir</p>
<p>Asesmen Wave dari Saville Consulting mampu mengukur kedua hal tersebut untuk mendapatkan gambaran kompetensi seseorang mengenai dinamika Motive (apa yang mereka sukai/ nikmati) dan Talent (apa yang mereka mahir/ efektif). Dinamika Motive-Talent akan muncul apabila Talent lebih besar dari Motive seperti orang nomer 1 atau Motive lebih besar dari Talent seperti orang nomer 2.<br />
Lalu bagaimanakah kita menindaklanjuti 2 orang tersebut?<br />
Dengan informasi dinamika Motive-Talent, kita dapat mendalami lebih jauh lagi dengan menelaah:<br />
•<strong> Tujuan</strong><br />
<strong>Dalam seleksi</strong>, info ini dapat digunakan untuk melakukan probing dalam wawancara. Apabila Motive lebih besar dari Talent maka dapat digali hal apa yang membuatnya termotivasi. Apabila Talent lebih besar dari Motive maka dapat dicari tahu dalam kondisi apa orang tersebut tidak termotivasi.<br />
<strong>Dalam pengembangan</strong>, info ini dapat digunakan untuk menentukan tindak lanjut area pengembangan seseorang. Apabila Motive lebih besar dari Talent maka hal inilah yang perlu dikembangkan. Apabila Talent lebih besar dari Motive maka dapat dicari tahu penyebab orang tersebut tidak termotivasi. Hal inilah yang dapat secara efektif memperbaiki performanya.</p>
<p>• <strong>Kompetensi yang mengalami dinamika Motive-Talent</strong><br />
Melihat berapa banyak dinamika Motive-Talent pada kompetensi yang berpengaruh terhadap kompetensi yang dibutuhkan dalam bekerja</p>
<p>•<strong> Skor Motive-Talent</strong><br />
Semakin besar gap antara Motive dan Talent maka menunjukkan semakin besar dampaknya bagi kinerja seseorang</p>
<p>• <strong>Kecenderungan lebih ke Motive atau Talent</strong></p>
<figure id="attachment_92" style="width: 629px;" class="wp-caption alignnone"><a href="http://www.savilleindonesia.com/wp-content/uploads/2015/04/TM.png"><img class="wp-image-92 " src="http://www.savilleindonesia.com/wp-content/uploads/2015/04/TM.png" alt="Motive-Talent (Motive)" width="629" height="76" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Cenderung Ke Motive</figcaption></figure>
<p>Jika Motive lebih besar maka penting untuk mengeksplorasi kebutuhan atau potensi pengembangan orang tersebut.</p>
<figure id="attachment_93" style="width: 629px;" class="wp-caption alignnone"><a href="http://www.savilleindonesia.com/wp-content/uploads/2015/04/MT.jpg"><img class="wp-image-93 " src="http://www.savilleindonesia.com/wp-content/uploads/2015/04/MT.jpg" alt="Motive-Talent (Talent)" width="629" height="76" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Cenderung Ke Talent</figcaption></figure>
<p>Jika Talent lebih besar maka perlu digali hal yang menyebabkan motivasi rendah dan dampaknya.</p>
<p>• <strong>Penyebab</strong><br />
Menggali faktor pribadi dan faktor situasi yang menyebabkan dinamika Motive-Talent</p>
<p>•<strong> Implikasi</strong><br />
Mencari tahu akibat dari dinamika Motive-Talent bagi orang tersebut dan orang lain yang terkait<br />
Setelah mendapatkan gambaran dari 6 poin diatas maka hal tersebut akan mempermudah bagi kita menindaklanjuti kedua orang tersebut.<br />
Sumber:<br />
Saville, P. &amp; Hopton, T. (2014). Psychometrics @ Work. Saville Consulting, Surrey.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.savilleindonesia.com/?feed=rss2&#038;p=90</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
